Analisis gambaran dan bentuk gejala psikologis murid yang mengalami fatherless
Ridha Amalia, Akhmad Harum, Fitriana Fitriana, Qawiyyan Fitri
Abstract
Fatherless merupakan tidak adanya peran seorang ayah dalam kehidupan anak baik secara fisik maupun psikis. Tidak adanya peran ayah dapat berdampak pada aspek sosial, emosional, konsep diri, motivasi belajar kehidupan seorang anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gambaran psikologis dan bentuk gejala psikologis seorang siswi di UPT SPF SMP Negeri 18 Makassar yang mengalami fatherless karena kematian ayahnya pada usia dua tahun, yang mengakibatkan ketiadaan figur ayah sepanjang masa perkembangannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, termasuk unggahan ulang di media sosial, dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran psikologis subjek ditandai oleh belum terpenuhinya kebutuhan emosional terhadap figur ayah, keterbatasan dalam mengungkapkan pengalaman emosional, serta kecenderungan mengelola perasaannya secara internal. Terdapat tiga gejala psikologis yaitu kerinduan terhadap ayahnya yang ditunjukkan melalui tangisan, perasaan iri ketika mengamati teman sebaya yang masih memiliki hubungan dekat dengan ayah mereka, dan ekspresi emosional tidak langsung, melalui unggahan ulang konten terkait ayah di media sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa mengalami fatherless disebabkan oleh kematian seorang ayah tidak hanya memengaruhi ketiadaan keterlibatan ayah tetapi juga pemenuhan kebutuhan emosional dan cara remaja mengelola dan mengekspresikan emosi mereka.
Identifiers
Radar topics